Home Member Story Partiwi : Dari Belanja Online Ke Jualan Online

Partiwi : Dari Belanja Online Ke Jualan Online

0
SHARE

Kegemarannya belanja online membuat ibu rumah tangga  asal Jakarta ini raup 10 juta per bulan dari usaha dropship Bandros

 

Partiwi adalah salah satu fenomena ibu muda di masa millennial yang berhasil membaca peluang usaha sampingan.

Awalnya ibu rumah tangga ini gemar sekali berbelanja online, menurutnya berbelanja online itu sangat praktis dan menyenangkan serta kekinian. Tapi siapa sangka ternyata kegemaran itu membuatnya menjadi seorang pengusaha dropshipper dengan omset 10 juta lebih  per bulan.

“Kalau hari raya, Alhamdulillah omset bisa naik dua kali lipat dari keuntungan bulanan.”    Tukas ibu muda berusia 28 Tahun ini.

Menarik ya? Seperti apa awalnya?  Simak wawancara Bandros dengan salah satu top member yang satu ini.

 

Ibu Muda Millenial Baca Peluang dari Hobi Belanja Online

“Semua terjadi karena Saya hobi berbelanja online kemudian  teman-teman sering memesan produk dengan menggunakan akun berbelanja saya. Dari situ saya kepikiran jualan online,” ungkapnya.

Niat berjualan online tidak lama ditundanya, Partiwi segera melakukan langkah awal untuk usaha sampingannya.

“Saat googling mencari supplier untuk usaha sampingan saya,” ujarnya. Kemudian Partiwi menemukan serta bergabung beberapa supplier yang ditemukannya kemudian merasa kecewa,

“Saya banyak gabung di suplier baju & sepatu tapi kualitas kurang bagus.”

Pengalamannya menjadi buyer memberikan pengetahuan mengenai product knowledge yang diinginkan konsumen, menurutnya salah satu kualifikasi supplier terbaik adalah memiliki kualitas barang yang baik dan foto gambar yang sesuai,

“Tentu saja saya berinisiatif mencari suplier yang barangnya sesuai gambar serta berkualitas.  Bandros menjawab pencarian Saya,” terang perempuan berusia 28 tahun ini.

“Saat itu saya googling dan pas ketemu info tentang Bandros akhirnya tertarik menjadi member,” tambahnya.

Dari Usaha Sampingan Offline ke Online

Sebagai pemula di ranah jualan online sontak saja Partiwi kebingungan memulai, pengalamannya menjadi pembeli online jelas berbeda dengan penjualan online. Namun niatnya untuk usaha sampingan tidak memudar.

“Pertama gabung masih bingung jualannya. Dulu masih jualan offline saja. Penjualan pertama dari bisnis offline.”

Muluskah?

“Kesulitan promosi,” jawabnya.

Sadar bahwa berjualan offline tidak seluas jangkauannya dibandingkan berjualan online. Pun dicobanya berjualan via facebook.

“Awalnya saya tidak tahu bagaimana cara berjualan di facebook  sehingga peminatnya bisa dikatakan kurang menggembirakan,” ujarnya.

Peminat kurang tidak berarti menyerah untuk berjualan online.

“Sampai akhirnya Saya membaca pengalaman-pengalaman member lain  untuk buka toko di marketplace, jadi kepikiran buka di marketplace juga.”

Partiwi menegaskan bahwa peranan layanan dan fasilitas Bandros sangat mendukung usaha sampingannya berjalan lancar.

“Gampang komunikasi dengan CS Bandros. Respon cepat bahkan jika ada masalah gampang diatasi karena CS Bandros selalu membantu.” Begitu saat ditanya apa yang paling berkesan dari Supplier resminya yakni Bandros.

Baca : Elisabet : Bandros Supplier Terbaik di Indonesia

Maksimalkan Layanan untuk Buyer

Menjadi penjual di marketplace berarti siap menghadapi competitor. Tahun ini adalah tahun keempat dimana partiwi bertahan sebagai pembisnis online. Apa yang membuatnya bertahan di antara gelegat pesaingin penjual online?

“Saya hanya mengandalkan facebook dan marketplace shopee,  karena pesaing banyak maka Kita harus lebih meningkatkan pelayanan dengan bersikap ramah serta fast respond,” ungkapnya

“Tidak perlu repot membandingkan harga dengan toko lain.  Kadang pembeli bukan mencari harga termurah tapi mencari penjual yang responnya bagus.”

Terlepas itu, Partiwi  bersenang hati memberi saran dan kiat bagi pelaku bisnis online yang baru saja memulai dan merintis usahanya.

“Belajarlah dan banyak-banyak baca pengalaman orang lain kemudian langsung praktek. Yang paling penting adalah sikap optimis, tidak perlu berkecil hati dan tidak perlu repot  membanding-banding dengan toko lain dari segi harga. Rajin upload produk tanpa pilih-pilih karena selera orang berbeda-beda.

Ibu rumah tangga yang hobi menonton drama korea ini memiliki  definisi sukses yang unik. Menurutnya sukses itu,

“Sukses itu adalah saat  pembeli puas dengan produk dan pelayanan Kita. Ketika Kita bisa mengatur keuangan agar penjualan tetap lancar. Saat Kita  bisa mengatur waktu untuk jualan dan waktu untuk Kita pribadi.”

Upayanya berbisnis tidak terlepas dari nilai-nilai etika dan estetika bisnis.

“Bersikap ramah dan sabar ke pembeli. Tetap bersyukur berapapun hasil penjualan, biarpun kadang sepi. Jangan lupa berdoa dan berbagi pada sesama, Kita bisa partisipasi menggunakan fitur donasi Bandros,” jelas Partiwi.

Di akhir wawancara bersama bandros, partiwi mengungkapkan harapannya ke depan.

“ Saya berharap dan berdoa agar Bandros semakin besar dan bisa produksi barang sendiri,” ungkapnya. Pun termasuk harapannya pribadi. Seperti apa ya?

“Semoga penjualan Saya selalu naik sehingga target bisa tukar poin jadi  handphone atau motor,” kelekarnya. Oke Kak Partiwi, Kita sama-sama doakan terwujud.  (LAN)

 

Bagus TWP : Jurus Banting Harga Sudah Kuno

Sudarman : Semua yang Dibutuhkan Dropshipper Ada di Bandros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here