Home Member Story Isbayani: Faktanya Bandros Bikin Income Saya Lebih Stabil

Isbayani: Faktanya Bandros Bikin Income Saya Lebih Stabil

0

Bisnis online merupakan bisnis solutif  yang booming sejak perkembangan ecommerce berumbuh di negeri ini. Dikatakan solutif karena menajdi solusi berbisnis yag bisa dilakukan beberapa kalangan, sebagian besar  ibu rumah tangga.  Pasalnya, Ibu rumah tangga selalu terkendala dengan membagi waktu antara urusan domestik dan berkarir.

Cara memulai Bisnis Online dari Rumah

Fakta ini terjadi pada top member Bandros kita kali ini, yakni Isbayani Yahya, seorang ibu rumah tangga yang mendapatkan penghasilan 10-20 juta setiap bulan sejak memutuskan menjadi dropshipper Bandros.

Padahal usahanya  berjualan online sudah berhasil jauh sebelum menjadi member Bandros,

“Alhamdulillah dulu sebelum bergabung dengan Bandros, omset usaha yang Saya dapatkan sekitar 8 jutaan. Tapi sekarang stabil,  kurang lebih 20 jutaan/bulan tergantung momennya,” ungkapnya ketika diinterview .

 

Apakah sudah sukses?

Isbayani menjawab dengan senyuman,

“Sukses menurut Saya bisa mendidik anak menjadi anak yang soleh dan membanggakan orang tua. Dan juga pastinya free time with financial freedom.”

Free time with financial freedom, ungkapan esensial ini menjadi tujuan yang membuatnya berjuang keras sejak 2-3 tahun yang lalu dengan cara berjualan online tanpa resah meninggalkan balitanya, karena Isbayani sadar betul bahwa kehadirannya menjadi pendidikan utama sebagai ibu untuk anak-anaknya.

Maka Isbayani mencoba berjualan online untuk membuat finansialnya menjadi stabil, salah satunya dengen cara memutuskan menjadi member Bandros.

Pengalaman pertama bagaimana dia memutuskan Bandros sebagai  supplier pun tidak lepas dari bagaimana dia mengenal owner Bandros  yang secara tidak langsung di grup kursus jual beli online yang diikutinya,

“Awal usaha dulu, Saya sering bergabung di grup kursus jual beli online, dari yang gratisan sampai yang berbayar. Nah, ada grup premium yang Saya ikuti, Saya lihat ada member yang aktif kang “Mohamad Iqbal” pendiri Bandros, waktu itu Bandros belum sebesar sekarang ini, dan kang Iqbal pun Saya lihat orangnya mau belajar, dia suka ikut workshop dan pelatihan lainnya, dari situ Saya yakin bergabung di Bandros, dan terbukti Bandros bisa berkembang dengan cepat.”

Kiat Bisnis Dropship Bagi Pemula

Isbayani berbagi cerita seperti apa kesulitannya sebagai pemain baru, terlepas sebagai member Bandros atau bukan, pada umumnya kesulitan bagi pemain baru adalah mencari supplier yang tepat dan masih menjalani trial-error berjualan. Oleh karena itu jika ada pemain baru yang langsung memilih supplier Bandros bisa dikatakan ‘beruntung’ karena tinggal menjalani proses trial-error berjualan online saja. Berbeda

“Awal kesulitan berjualan online, waktu itu Saya berusaha sendiri jadi belum menemukan mentor yang tepat, jadi masih trial eror. Juga belum menemukan produk dan supplier yang tepat. Saya dulu sempat beli produk lalu nyetok sendiri, alhasil sampai sekarang produk tersebut masih banyak dan tidak habis terjual. Mau dijual online juga agak susah karena lokasi Saya yang jauh, berat diongkir, banyak pembeli yang batal beli karena ongkir yang mahal. Belum lagi harus nambah variasi produk, modal dikeluarkan pun pasti besar.”

Mimpi buruk itu berlalu, kini Isbayani tidak menapik bahwa usaha dropshipnya begitu mudah dijalani karena layanan dan fasilitas Bandros.

“Kalau ditanya mengapa Saya ingin dan tetap menjadi member Bandros. Disini Saya banyak mendapatkan pengalaman dan pelajaran tentang dunia jual beli online. Bandros memiliki banyak fitur yang mempermudah kami sebagai dropshipper. Ini dikarenakan Bandros lahir dari Founder yang dulunya juga seorang dropshipper, jadi mereka mengerti sekali dalam bidang ini. Ada banyak produk yang siap jual, bervariasi dengan harga bersaing, diambil langsung dari produsennya, ada grup member juga, jadi para member langsung bisa berdiskusi mengenai masalah, tips dan trik selama berjualan online, dan kita pun bisa langsung berkomunikasi dengan Foundernya. Ada CS via WA, dan Website. CS nya ramah banget, Saya banyak belajar dari CS dan Karyawan Bandros, bagaimana cara mereka menghadapi kami (konsumennya).”

Tak heran ketika ditanya pengalaman pertama menjadi dropshiper Bandros, Isbayani tidak merasakan kendala berarti karena usaha trial error sebgai pemula jualan online sudah dialaminya jauh sebelum menemukan Bandros.

 

Atas pengalamannya, Isbayani menekan sesuatu untuk semua pemain pemula jualan online, khususnya pemain baru atau member baru,

“Bisnis online itu tidak seindah copy writing para mastah. Kalau kita mau sukses kita harus menjalani dan menikmati prosesnya, tidak ada yang instan dan gratis. Jadikan masalah atau kegagalan sebagai bagian dari alat atau pencapaian menuju keberhasilan, nikmati dan syukuri. Jangan diam di tempat, dan jangan pernah berhenti untuk belajar. Siap menerima saran dan kritikan, hadapi semua dengan senyuman.”

Karena keulatannya, perempuan berusia 29 tahun ini  terkadang memiliki reseller yang membeli barang di toko onlinenya di marketplace, hal tersebut tidak lepas dari pengalamannya berjualan online di berbagai lapak,

“Awalnya dulu Saya berjualan di sosmed seperti FB, BBM, dan Line. Tapi sekarang Saya hanya fokus ke Marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan baru mencoba di Lazada, Blbli.com, Mataharimall dan Bukalapak,” ujarnya.

Bagaimana dengan competitor? Rupanya perempuan kuat asal Bengkulu ini tidak pusing dengan ‘perang-harga’, apa rahasianya?

“Santai saja, Saya juga tidak suka juga dengan yang namanya perang harga, selagi masih bisa bersaing dengan sehat, dan tidak saling menjatuhkan, Saya masih bisa menerimanya, karena Saya berprinsip rezeki sudah diatur sama Allah SWT, tidak akan tertukar, tetap berusaha dan terus mendekatkan diri ke pada-Nya.”

Terakhir, penikmat drama korea, mengajar dan desain grafis ini mengingatkan bahwa bisnis online jharus dibangun dari mindset terlebih dahulu, kepada Bandros, Isbayani berbagi tips dan saran bagi pelaku usaha jualan online,

“Jauhkan mindset pengen sukses tanpa modal, cepat dan instan. Semua ada biaya dan prosesnya. Layani pembeli dengan ramah dan sebaik mungkin. Stop banting harga, karena tidak semua orang mau beli produk murah. Hargai diri sendiri, karena kita tidak hanya menjual produk tapi juga jasa dan waktu.”

Sukses Bisnis Online? Bangun Dulu Basic-nya

Nah, Bobos catat di dalam pikiran dan hati. Semoga menginspirasi! (LAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here