Home Member Story Fathonah: Fitur & Layanan Bandros Bikin Olshop Saya Sukses

Fathonah: Fitur & Layanan Bandros Bikin Olshop Saya Sukses

1
SHARE

Niat hati membantu finansial keluarganya, kini ibu rumah tangga ini raup 20 jutaan per bulan  bisnis olshop dari usaha dropship Bandros.

 

 

Siapa bilang tak bakat dan berpengalaman berdagang berarti tidak akan berhasil di usaha online? Itu sama sekali mitos. Buktinya member yang satu ini bisa juara berjualan online dengan sukses. Saat ini omset penjualannya sebagai dropshipper kisaran 20 jutaan. Siapa dia?

“Saya orangnya pemalu,” aku  Fathonah, pemilik nama peraih Top Member 1 Periode Januari 2017. Fathonah juga mengaku termasuk orang yang pasif,  tidak pintar ngomong, apalagi berbakat di bidang marketing dan penjualan. Tapi dia mengaku sebagai orang yang optimis dan berkemauan keras.

“Saya tidak punya keterampilan seperti ibu-ibu lain yang pintar masak atau kreasi tangan untuk dijual dan tidak punya modal sampai ketemu Bandros dan iseng bergabung,” ungkapnya.

Iseng tersebut sangat beralasan,

“Saya terdesak finansial keluarga, karena tidak tega melihat  suami yang harus kerja sendirian sedangkan di rumah ada 5 orang yang harus dihidupi,” ujarnya kepada Bandros. Bahkan perempuan gemar baca komik manga ini terpaksa  mengurungkan niatnya  untuk mencari pekerjaan pasca kelahiran anak keduanya.

Fathonah  menerangkan bahwa Ibunya  sudah terlalu tua untuk bisa menjaga anak-anaknya  selama dia kerja nantinya.

“Jadi saya pikir buka olshop adalah opsi paling mudah dilakukan untuk bantu suami tanpa harus meninggalkan rumah,” kata Perempuan.

Niat tersebut membuatnya menemukan Bandros di mesin Google.   Karena tertarik dengan fasilitas Bandros, akhirnya perempuan asal  Balikpapan Kalimantan Timur ini bertekad memulai usaha dropship dan memilih Bandros sebagai supllier.

Pertama kali membuka olshop sejak bulan November 2015, kenyataannya  tidak semudah dugaan. Fathonah yang pemula harus bersaing keras dengan olshop lain yang reputasinya lebih tinggi dan memiliki produk yang sama dengan harga lebih murah, selain itu menjamurnya olshop dengan produk import KW yang harganya murah dan banyak peminat membuatnya harus berjuang lebih keras.

“Awalnya memang sulit, tapi tetap yakin dan sabar, apalagi kalau belum pecah telor pasti mudah putus asa. Coba buka olshop di banyak marketplace dan social media. Lihat produk mana yang paling banyak mendapat respon dari calon customer, baru  fokus dulu disitu. Perbanyak promosi, rajin upload produk, edit gambar biar tampil beda dan menarik terakhir jangan lupa perbanyak doa dan ibadahnya.”

Fathonah menuturkan caranya ini membuatnya mejadi Top Member 1 Bandros Periode Januari 2017 dengan pendapatan omset berkisar 20 jutaan.

Selain itu, perempuan 31 tahun ini menerangkan bahwa dirinya banyak belajar dari pesaing-pesaingnya tersebut agar bisa menjadikan olshopnya berkembang di Shopee dan Tokopedia, marketplace  yang dijajakinya selama ini,

“Nyantai aja, gak pernah nganggap mereka sebagai saingan. Tapi saya sering ngintip toko online mereka juga buat curi-curi ilmunya,  misalnya cara mereka edit gambar, diskripsi produk atau cara mereka menjawab pertanyaan di diskusi produk.”

Dari pergelutan ketatnya persaingan olshop, ada hal yang membuatnya sangat terbantu dalam menjalankan usaha,

“Paling  utamanya sih kemudahan cek stok dan staff  Bandros yang ramah dan mudah dihubungi,” terangnya. Fathonah sangat mengapresiasi pelayanan Bandros yang sangat membantunya dalam menjalankan usaha dropshipnya.

Terakhir saat ditanya mengenai sukses dan saran bagi pemula dan member Bandros yang sedang merintis usaha dropshipnya, ibu muda dari dua anak ini berkata,

“Sukses itu gerak maju secara terus menerus menuju tujuan, karena sukses itu memerlukan waktu dan tenaga yang tidak sedikit, yang penting jangan berputus asa.”

Meski sudah terukur berhasil membantu finansial keluarga dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, Fathonah menambahkan untuk senantiasa bersyukur, tetap yakin dan optimis serta menikmati setiap proses. Dan saat ditanya apa target dan harapannya ke depan,

“Pengen tukar poin reward Bandros sama Honda Vario, karena saya gak punya motor biar bisa pamer sama temen-temen yang sukses dapat mobil dari bisnis MLM,” ungkapnya tergerai tawa dengan ekspresi lucu. Kita doakan saja semoga harapan tersebut terwujud ya, Bobos. []

 

Semoga menginspirasi, Bobos!

 

Baca Member Story lainnya:

Rizki : Maju Berkembang Bersama Bandros

Sudarman: Semua yang Dibutuhkan Dropshipper Ada di Bandros

Bandros Luncurkan Fitur Instagram Connect

 

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here