Home Member Story Chamim: Cermat Menarik Hati Pelanggan Tanpa Pusingkan Stok Kosong

Chamim: Cermat Menarik Hati Pelanggan Tanpa Pusingkan Stok Kosong

1

Chamim, Si Peraih Juara 2 Bandros Juara Competiton 2017  telah meraih omset seratus juta  dalam tiga bulan saja. Di sini, lelaki ini membeberkan rahasianya.

Pakar selling mengatakan bahwa penjualan seyogyanya memiliki target  jangka panjang, salah satu kunci keberhasilan penjualan jangka panjang diantaranya  mengkonversi pengunjung traffic menjadi pembeli, kemudian pembeli tersebut dikonversi menjadi pelanggan.

Itulah yang dilakukan pemenang kedua Bandros Juara Competition 2017. Chamim menerangkan bahwa dirinya lebih fokus kepada pelanggan.

Mengingat pembeli online di marketplace seperti datang dan pergi (begitu saja). Satu hal yang dilakukannya adalah….

“Saya mengumpulkan database konsumen, kemudian follow up.”

Seperti apa  follow up ala Chamim?

“Menghubungi kembali konsumen yang sudah pernah berbelanja. Saya coba follow up kembali pembeli yang pernah berbelanja yang orderannya batal karena stok kosong, kemudian menginfokan stok terkait sudah ready lagi.”

Begitulah cara Chamim mengapresiasi kesabaran konsumennya yang tidak beruntung karena masalah stok kosong. Tak pelak, konsumennya betah berbelanja di toko online Chamim karena pelayanannya yang premium.

“Jangan lupa dengan memanfaatkan diskon dan voucher,” ungkapnya.

Lelaki ini tak menyangka mendapatkan peringkat kedua, karena pada awalnya mengikuti challenge tersebut hanya diniatkan untuk  menantang kemampuannya berjualan saja.

Top Member : Chamim -Tidak Punya Wsaktu Luang Gara-gara Bandros

Alih-alih sebagai peserta challenge, adakah persiapan khusus lainnya?

“Persiapannya lebih banyak ke riset produk.”

Upaya ini dilakukannya untuk mencari tahu prosduk mana yang paling diminati dan disiapkan untuk content iklan berbayar untuk promo yang diformatnya.

“Saya riset produk yang fast moving dan banyak peminatnya.”

Chamim menegaskan bahwa riset tersebut yang dilakukannya tidak sebentar alias perlu upaya yang lebih keras dari biasanya.

Apa hanya meriset bekisar masalah keyword saja?

Chamim mengatakan hal lainnya. Apa itu?

“Saya pengguna marketplace Shopee dan Tokopedia. Di Shopee khususnya, setelah meninjau dan meneliti pembeli di lapak Saya ternyata pembeli cenderung mengutamakan pelayanan seller dan memilih produk dengan rating bagus.”

Ini  Alasan Kenapa Harus Memilih Shopee Sebagai Lapak Berjualan

Lebih rinci, Chamim menjelaskan alasan kenapa dia bermain lebih banyak di marketplace Shopee. Hal ini disebabkan 3 faktor.

“Pertama, di Shopee free ongkir. Kedua, Lapak Saya memiliki tingkat rating toko yang tergolong bagus. Ketiga, Pembeli senang dengan  pelayanan yang Saya berikan.”

10 Alasan Kenapa Harus Menggunakan Marketplace

Alasan itulah mengapa Chamim belum pernah menggunakan iklan berbayar di Google ataupun Facebook, karena rupanya bermain di  marketplace saja sudah sangat menguntungkannya.

 

8 Tips Behasil Berjualan di Marketplace :

Chamim pun tidak lupa memberikan tips berjualan di marketplace untuk para Member Bandros atas pencapaiannya, diantaranya:

  1. Fokuslah terlebih dahulu pada satu lapak, Bobos bisa menentukan marketplace mana yang mau dipilih, bebas. Karen jika memilih di beberapa marketplace sekaligus maka Bobos akan kebingungan, keteteran mengurusinya sehingga tidak fokus dan hasilnya berantakan. Setelah memilih salah satu fokuslah dan maksimalkan.

 

  1. Jangan takut mencoba iklan berbayar, bila kita sudah bisa menemukan polanya insyaAllah jualan lancar.

 

  1. Layani pembeli dengan baik dan fast respon lah. Jangan hanya berjualan melulu, kita jg harus memberikan service yang baik pada konsumen. Kalau service baik dan produk memuaskan biasanya akan repeat order ke kita. Saya sudah membuktikan.

 

  1. Buatlah promo-promo yang menarik seperti diskon dan voucher.

 

  1. Follow up konsumen yang sudah pernah berbelanja di tempat kita setiap kali membuat promo menarik. Ajak mereka untuk mengunjungi lapak kita untuk berbelanja lagi.

 

  1. Jaring reseller, bisa ajak teman atau kerabat untuk ikut menjual produk kita dan kasih komisi.

 

  1. Action , tanpa action kita tidak akan pernah berhasil. Langsung praktek setiap mendapat ide, entah itu ide yang datang dari pemikiran kita sendiri maupun orang lain.

 

  1. Terakhir jangan lupa ikhtiar ya alias terus diusahakan terus tanpa putus asa.

Nah, Bobos. Semoga menginspirasi bisnismu! (LN)

Cara Memulai Bisnis Online dari Rumah

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here