Home Member Story Achmad Rizki Fauzi Pemenang Bandros Juara Competition 2017

Achmad Rizki Fauzi Pemenang Bandros Juara Competition 2017

0

Alih-alih berniat untuk  review penjualan toko online-nya dengan mengikuti Challenge, Lelaki ini raih juara pertama Bandros Juara Competition 2017. Strategi apa yang dilakukannya? Yuk, temukan jawabannya di sini!

 

Nama lengkapnya Achmad Rizki Fauzi,  24 tahun. Terbilang  muda  untuk pengusaha online yang sukses dalam  bergelut dua tahun saja. Rizki  meraih juara pertama pada Bandros Juara Competition 2017, berhasil mencapai  omset  100 juta dalam 3 bulan saja dengan poin  119.741.700.

Baca : Bandros Challenge 2017

Saat ditanya apa rahasia atas  pencapaiannya tersebut, lelaki asal Depok ini mengungkapkan,

“Persiapannya tidak terlalu banyak ya, hanya Saya pastikan promosi terus berjalan dan semakin menarik.”

“Fokusnya di promosi sih,” tegasnya. Promosi yang dilakukannya lebih diperhatikan untuk menarik pembeli hingga menggenjot penjualan. Rizki membuat toko onlinenya menarik dan kreatif dalam mengemas promosi yang disesuaikan dengan kategori pelanggan yang dimilikinya.

Pasalnya setelah lama berjualan online, Rizki mengenal seperti apa kategori pelanggan yang datang ke toko onlinenya. Dan terang saja, pelanggan yang datang kebanyakan adalah pembeli baru yang tertarik karena promosi yang dikemasnya.

“Secara umum pelanggan adalah pelanggan baru, dan sebagian adalah pelanggan yang memang sudah sering berbelanja dengan Saya,” ungkapnya.

Meski marketplace dan social media yang digunakan untuk berjualan beragam, seperti : Facebook dan Instagram. Sedangkan marketplace, diantaranya:  Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada, Matahari Mall Com, Blibli, Aku Laku. Namun saat ditanya intens berjualan dimana selama Challenge, Lelaki yang sebelumnya berprofesi Designer Grafis ini menjawab,

“Saya lebih intens jualan di marketplace Matahari Mall Com dan Tokopedia,”

Alasannya?

“Pelanggan Saya lebih cenderung bebelanja via Tokopedia karna Saya sering memberikan promo cashback  dan produk yang Saya upload pun sudah banyak,” ujarnya.

Jika fokus pada promosi maka tak ayal si jawara  ini memanfaatkan iklan berbayar.

“Iya, Saya memanfaatkan iklan berjalan yang ada di Tokopedia. Yaitu TOP ADS.”

Baca: Maksimalkan Penjualan dengan Facebook Ads

Rizki menjelaskan efektifitas langkahnya tersebut.

“Langkah tesebut sangat efektif. Ketika Saya menggunakan Top Ads  maka produk Saya lebih banyak dilihat oranng yang dapat mengkonfersi menjadi pembeli.”

Meski berhasil menarik banyak pembeli, upaya itu bukan tidak terlepas dari kesulitan.  Tidak jarang promo iklan yang digencarkannya tidak sesuai harapan.

“Udah bayar biaya iklan tapi gak ada yang beli. Tapi di situ Saya mengerti bagaimana cara memaksimalkan iklan agar mendapatkan pembeli.”

Caranya seperti apa, Kak?

“Caranya adalah dengan belajar dan terus belajar bagaimana agar ikan yang kita promosikan dapat dilihat dan mendapatkan pembeli, termasuk memaksimalkan keyword iklan tersebut,” jelasnya.

Belajar terus menerus sehingga mampu membuat karakter iklan yang menarik bagi pelanggan di Tokopedia  menjadi kunci penjualannya, berdasarkan hal tersebut Rizki  berbagi tips penjualan bagi member lain,

“Jangan putus promosi, terus lakukan promosi menarik setiap minggu nya. Dan berikan pelayanan terbaik agar setiap pembeli dapat menjadi pelanggan.”

Bermula dari Awal

Dua tahun sudah profesi dropship ditekuninya. Hasilnya? Pencapaian yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan.

Padahal  Rizki mengaku  sangat kesulitan  ketika pertama kali berjualan, menurutnya kesulitan tersebut disebabkan karena belum  mengenal pasar namun perlahan usaha gigih yang dilakukannya membuahkan hasil.

“Pelan pelan akhirnya pecah telor juga setelah 1 bulan sejak buat akun di Tokopedia. Dan kurang lebih satu tahun terakhir ini Saya fokuskan untuk berjualan online saja, dan nekat memutuskan resign dari kantor karna (ternyata) Alhamdulillah hasilnya lebih banyak daripada gaji di kantor. “

Doc.Pribadi

Saat ini usaha dropship-nya meraup omset 10 juta lebih per bulan.  Hal tersebut disyukurinya tak menyesal mengambil keputusan untuk serius berjualan online sejak awal.

Hal pertama  yang mendorongnya berjualan online, tidak lain Karena fenomena sosial masyarakat saat ini. Menurutnya era modern sangat memanjakan manusia dengan teknologi.  Salah satunya terdapat  fenomena semua orang kini ‘malas ke pasar’ untuk membeli kebutuhannya.

Baca: Indonesia, Negeri Paling Hits Berbelanja Online

“Sedangkan pembelian dengan sistem online tidak mengharuskan pembeli datang ke pasar, cukup buka gadget, produk pun sampai di rumah dengan cepat,” ungkapnya.

Rizki  menceritakan seperti apa pertama kali berjualan online. Bahkan saat itu dia awam dengan system dropship sehingga pada saat pertama kali mencari di mesin google adalah kata:

“Supplier distro bandung di Google Search,”  jawabnya. Kemudian menjelaskan,

“Kebetulan muncul situs Bandros.co.id. Setelah Saya lihat dan pelajari, ternyata produknya lengkap dan bagus. Di Bandros itulah Saya pertama kenal dropship. Saya pelajari setiap detailnya.

Tidak butuh waktu lama, Rizki langsung memutuskan menjadi member Bandros.

“Saya putuskan untuk bergabung karena  ada fasilitas yang sangat Saya butuhkan, seperti :  Free Return. Fasilatas inilah yang dapat sangat membantu. Dan sistem dropshipnya sangat membantu Saya karena tanpa modal stok barang.”

Adakah kesulitan saat pertama kali mulai berjualan?

“Tentu saja. Saat itu Saya  kesulitan dalam upload produk. Waktu pertama jadi Member Bandros, belum ada tuh namanya file upload. Jadi bikin sendiri csv-nya pakai katalog yang bisa di download di web Bandros. Tapi sekarang member lebih di mudahkan dengan adanya file upload file tersebut untuk upload kemana saja, yang paling penting paham bagaimana memodifikasinya,” jelas Rizki.

Baca: Cara Memulai Bisnis Online

Adakah pengalaman paling berkesan selama berjualan online?

“ Ya, ada. Saat itu ada pembeli  yang notabenenya adalah tetangga Saya sendiri yang belum tahu kalau Saya yang jual. Jadi lucu ceritanya,” jawabnya tergelak. Pengalaman itu membuatnya percaya diri untuk menghadapi competitor. Menurutnya sebagai penjual lebih sebaiknya  fokus pada promosi sebagai upaya bersaing kompetitif dan sportif.

“Bersaing dengan sehat, tidak perlu menjatuhkan harga demi pembeli datang. Buat promosi yang menarik dan bikin  pembeli nyaman dengan pelayanan kita.”

Sejauh itu berhasil, terlebih fasilitas Bandros yang memadai dan membantu mobilitas berjualan selama menghadapi pelanggan,

“Saya paling suka dengan sistem dropship yang dimiliki Bandros, diantaranya:  fasilitas free return, cek stok online, dan proses order yang cepat. Itu sangat membantu Saya.”

Si hobi ngulik computer ini  berbagi inspirasi untuk Member Bandros, khususnya member baru atau newbie.

“Jangan pernah menyerah. Coba coba dulu yang banyak, jangan takut salah. Salah pun bukan masalah, karna gak bakal diomelin guru BP (Hahaha). Pelajari setiap sistem di marketplace, social media, Bandros, agar penjualan meningkat.” Ungkapnya sambil melucu.

Terakhir, Kakak yang satu ini memiliki harapan ke depannya. Seperti apa?

“Target punya karyawan dan dapat membantu meningkatkan penjualan, karna selama ini Saya masih sendiri mengurusi penjualan. Kadang kalau sudah keteter, minta bantuan adik dan mantan pacar yang sekarang udah resmi menjadi istri (selamat ya, Kak). Dan harapan agar terus meningkat penjualannya, omsetnya bertambah, bersyukurnya pun bertambah, amiin.”

Mari amini, Bos!

Sekali lagi selamat ya Kak atas kemenangan dan pernikahannya. Sukses terus! (lan.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here